blockchain

Teknologi Blockchain: Apa beda antara RIPPLE and STELLAR?

Overview

RIPPLE dan STELLAR adalah jaringan real-time gross settlement system (RTGS), currency exchange dan remittance. Protokol Ripple Transaction Protocol (RTXP) atau Ripple protocol dan Protokol Stellar (SCP) dibangun diatas Internet protocol dan consensus ledger.

Currency native Ripple disebut XRP. Ripple didukung oleh Ripple Labs company www.ripple.com

Currency Stellar adalah Lumens (XLM). Stellar didukung oleh badan nonprofit Stellar Development Foundation (SDF) www.stellar.org

Kedua network ini menyediakan token yang mewakili fiat currency, crypto currency, commodity atau unit of value lainnya seperti frequent flier miles atau bahkan pulsa mobile. Ripple dan Stellar  terdistribusi pada public database atau ledger yang menggunakan proses consensus yang memungkinkan proses payment, exchange dan remittance terjadi pada proses yang ter-distribusi.

History

Ripple
Pendahulu Ripple protocol, Ripplepay, pertama kali di-develop pada tahun 2004 oleh Ryan Fugger. Ryan Fugger melahirkan Ripple pada 2004 setelah bekerja pada sistem exchange trading lokal di Vancouver. Maksudnya adalah untuk membuat system monetary yang ter-decentralized dan bisa secara efektif memberdayakan  individu dan perusahaan untuk dapat membuat uang sendiri. Fugger kemudian membangun RipplePay.com.

Pada 2011, Jed McCaleb mulai membuat sebuah sistem digital currency yang mana transaksi di-verified berdasarkan consensus diantara anggota network, dan bukan proses mining seperti yang digunakan pada Bitcoin.

Pada 2012, Jed McCaleb mempekerjakan Chris Larsen dan mendekati Ryan Fugger dengan ide digital currency-nya. Setelah diskusi panjang dengan McCaleb dan anggota Ripple community, Fugger menyerahkan kekuasaanya.

Pada September 2012, Chris Larsen dan Jed McCaleb membuat perusahaan OpenCoin.
OpenCoin mulai pengembangan Ripple protocol (RTXP) dan jaringan payment dan exchange Ripple.
Pada 26 September 2013, OpenCoin secara resmi berubah nama menjadi Ripple Labs, Inc.

Stellar
Stellar didirikan oleh Jed McCaleb dan Joyce Kim pada tahun 2014. Awalnya, Stellar menggunakan protocol Ripple. Sebuah fork pada jaringan Stellar membujuk SDF untuk mengambil langkah agar membangun consensus protocol yang baru, yang menghasilkan SCP. SDF meng-klaim bahwa fork-nya berasal dari flaw yang ada pada Ripple protocol. Ripple mempertahankan bahwa consensus network tidak rentan terhadap issue flaw yang dikeluarkan oleh Stellar.

Stellar Development Foundation dengan bantuan Professor DAVID MAZIERES dari Stanford University lalu membuat versi updated dari protocol tersebut dengan algorithm consensus yang baru yang bernama Federated Byzantine agreement (FBA), yang menggunakan source code program yang sama sekali baru. Source Code dan whitepaper untuk algorithm baru ini di-released pada April 2015, dan jaringan yang sudah upgrade itu live pada November 2015.

Misi dan Use Cases

Ripple bekerja dengan perbankan untuk mengubah bagaimana mereka mengirimkan uang di seluruh dunia. Ripple menyediakan solusi global untuk financial settlement yang memungkinkan untuk mempertukarkan value seperti hal nya mempertukarkan  informasi. Solusi Ripple membuat biaya settlement menjadi lebih kecil dengan cara membuat  banks bertransaksi secara langsung dan instan dengan kepastian settlement.

Use Cases https://ripple.com/solutions/

  • Corporate Disbursements: Bank dapat menawarkan jasa payment internasional yang real-time, on-demand, completely traceable dan data-rich kepada customer perusahaan, memungkinkan mereka untuk mencapai pengelolaan modal kerja yang sangat baik, tingkat Straight-Through Processing yang tinggi dan automatic reconciliation.
  • Retail Remittances: Ripple memungkinkan banks menyediakan jasa remittance berbiaya murah yang secara drastis meningkatkan customer experience. Dengan Ripple, banks dapat menawarkan kepada customers mereka real-time remittances dengan keterbukaan tentang rates dan fees, pelacakan status payment dan delivery confirmation.

Misi Stellar adalah mengembangkan akses financial dan literasi ke seluruh dunia. Ia adalah platform yang mengkoneksikan bank, payments systems, dan manusia. Stellar menghubungkan manusia dengan jasa keuangan yang low-cost untuk memberantas kemiskinan dan mengembangkan potensi individu dengan cara menggerakkan uang dengan cepat, handal, dan hampir tanpa biaya.

Use Cases: https://www.stellar.org/how-it-works/use-cases/

  • Micropayments: Mengurangi biaya transfers.
  • Remittances : Mengirimkan uang ke negara yang berbeda dengan cepat, dengan biaya hanya beberapa cent. Memfasilitasi low-cost payments antara dua negara yang berbeda.
  • Mobile Money: Menjadikan platform mobile money menjadi interoperable. Memungkinkan customers mengirim MM ke penerima yang berbeda providers.
  • Social Enterprises + NGO Projects : Menggunakan jasa keuangan yang low-cost untuk membawa peruahan sosial yang berkesinambungan.

Native Currency

Ripple XRP https://ripple.com/xrp-portal/

Untuk setiap 100 billion XRP yang dibuat, 20 billion XRP ditahan oleh si pembuat, yang merupakan pendiri Ripple Labs. Si pembuat memberikan 80% kepada Ripple Labs untuk membiayai operations.

Pada bulan May 7th, 2017

TOTAL XRP PADA RIPPLE LABS is 61,688,925,291
Total XRP pada yang lain termasuk pembuat 38,305,873,86

XRP adalah mata uang bersifat deflasi. 100 billion XRP sudah dikeluarkan. Ketika user menjalankan transaksi financial dengan non-native currency, Ripple menarik fee transaksi. Maksud dari fee ini adalah untuk melindungi dari network flooding sehingga membuat serangan hacker menjadi terlalu mahal. Fee ransaksi ini tidak dikumpulkan oleh seseorang; XRP akan dihancurkan and dihentikan keberadaanya.

Stellar Lumens XLM https://dashboard.stellar.org/

Awalnya, native coin Stellar network disebut STR. Setelah network di- upgraded pada 2015, STR berganti nama jadi XLM untuk menghindari kerancuan antara nama Stellar network dengan native currency sendiri.

Pada awalnya dikeluarkan 100 billions Lumens.

XLM adalah coin yang bersifat inflasi. Stellar network memiliki mekanisme inflasi yang built-in dan fixed. Lumens yang baru dikeluarkan ditambahkan ke dalam network pada rate 1% setiap tahun. Network juga mengumpulkan base fee untuk setiap transaksi. Dana dari base fees dimasukkan kedalam inflation pool.

Sebagai ukuran keseimbangan pada ekosistem Stellar, setiap orang yang memegang Lumens bisa mem-vote kemana dana pada pool akan disalurkan. Setiap minggu, protocol mendistribusikan Lumens ke semua account yang punya lebih dari 0.05% votes dari account lainnya di network. Votes ini dihitung berdasarkan total XLM.

Distribusi Lumens berdasarkan Stellar mandate: https://www.stellar.org/about/mandate/

  • 50% untuk dunia melalui program pendidikan
  • 25% untuk nonprofits agar populasi yang tidak terlayani dengan baik melalui peningkatan akses ke program
  • 20% untuk Bitcoin program
  • 5% untuk operational costs

Distribusi XLM per May 13th, 2017:

  • Lumens yang tersedia dan tidak dipegang oleh  SDF: 9.54 Billion XLM (termasuk 2 Billion XLM dipegang oleh Stripe)
  • Total Lumens dipegang oleh by SDF: 93.36 Billion XLM

 

Akhmad D. Sembiring
Blockchain Expert Indonesia