Beda pabrik beda lagi karakteristiknya. Untuk pabrik Garment, modul MRP Odoo harus dimodifikasi total. Ini dikarenakan, pabrik garment biasanya memproduksi baju secara sekaligus untuk bermacam ukuran (S,M,L,XL,XXL, dll) untuk suatu model baju. Padahal setiap ukuran punya Bill of Material sendiri-sendiri karena kebutuhan bahannya pun berbeda-beda.

Proses produksi garment dimulai dari cutting, jahit (bisa internal bisa makloon), dan quality control. Yang paling rumit disini adalah menentukan Harga Pokok Produksi (HPP) per pcs produk akhir. Karena selain harga bahan baku dan aksesories, HPP harus ditambahi dengan ongkos jahit, biaya overhead buruh dan listrik pabrik, steam reward (bonus setrika), serta biaya plastik mika untuk produk yang lolos QC.

Selain itu, Odoo harus bisa menangani hal-hal seperti: pemakaian bahan baku kain yang masih dalam bentuk roll, sisa cutting bahan yang sudah tidak dalam bentuk roll, majun, reject cutting, reject hasil jahit, barcode produk jadi untuk trace back mulai dari invoice, delivery order, sale order, sampai dengan cutting, dan pada akhirnya bahan baku milik supplier yang mana.

Masih banyak lagi ternyata yang perlu dilakukan untuk pabrik garment… Tertarik lebih mendalami hal tersebut?

Ayo ikut Workshop nya. Klik Disini.

Kita akan bahas segala sesuatu yang berkaitan dengan hal di atas, selain materi standard Purchase, Warehouse, Accounting, Sales dan HR Payroll.

Mumpung lagi ada DISKON 50%.

Odoo untuk Pabrik Garment, apa yang perlu di perhatikan?
Tagged on: