dp350

Salah satu problem terbesar implementasi Odoo di perusahaan Indonesia, apalagi yang sudah cukup banyak transaksi per harinya adalah masalah printer Dot Matrix!

Ya, sebagian besar perusahaan di Indonesia menggunakan printer Dot Matrix untuk mencetak dokumen, seperti PO, SO, Faktur Invoce, dan sebagainya, dengan alasan hemat dan cepat (bisa cetak sekaligus 3-4 lembar pakai kertas continuous carbonized).

Ini jadi masalah di Odoo, karena sistem printing di Odoo langsung via PDF file. Bagus memang kalau dicetak di printer deskjet atau laser. Tapi kalau dicetak di dot matrix, hasilnya pecah-pecah, nyaris tak terbaca! Ini disebabkan oleh setting resolusi DPI (dot per inch) PDF Odoo defaultnya kecil. Bisa dibesarkan menjadi 300 dpi, hasilnya lumayan bagus dan kebaca. Tapi… printing jadi lambat. Smaa sekali tidak cocok untuk perusahaan yang transaksinya bisa 4000 sales dan invoice perhari.

Untuk mensiasati hal tersebut diatas, kami punya solusinya yaitu dengan teknik proxy printing! Jadi kami bikin sebuah aplikasi kecil di komputer yang hendak mencetak via dot matrix. APlikasi itu listen di port http dan siap menerima data dari browser Odoo. Di sisi server, kami tambahkan Addons yang akan mengirimkan data mentah berupa text berisi dokumen yang akan diprint ke alamat localhost aplikasi proxy tersebut.

Hasilnya: LUAR BIASA! printing bisa langsung ke printer dot matrix dengan kecepatan super bawaan dot matrix, dan hasil printing sempurna!

Tertarik lebih mendalami hal tersebut? Ayo ikut Workshop nya. Kami akan kasi aplikasi Proxy printing dan Addonsnya GRATIS.

Klik Disini!

Kita akan bahas segala sesuatu yang berkaitan dengan hal di atas, selain materi standard Purchase, Warehouse, Accounting, Sales dan HR Payroll. Mumpung lagi ada DISKON 50%.

Direct Printing Dot Matrix, gimana caranya di Odoo ?
Tagged on: